gilaaaa..sekarang wajahku ditumbuhi jerawat..entah kenapa jerawat ini seolah ga mau pergiii aaahhh…iseng-iseng aku buka atikel di internet n nemuin tulisan yang bermanfaat :

Jerawat merupakan suatu penyakit kulit yang biasa dialami oleh setiap orang.

Kata jerawat berasal dari bahasa Yunani yang berarti “masa yang paling penting dalam hidup”.

Disebut begitu mungkin karena para pemilik jerawat biasanya mengalami masalah seperti : penurunan harga diri, kurang PD, pergaulan sosial, kemurungan, dan menurunnya produktivitas kerja.
Sebenarnya.ada tiga tipe jerawat yang cara penanganannya pun berbeda.

TIPE 1: Komedo

Komedo adalah nama ilmiah dari pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau
tertutup. Komedo yang terbuka disebut juga sebagai blackhead, terlihat
seperti pori-pori yang membesar dan menghitam (yang berwarna hitam itu bukan kotoran; sebenarnya itu adalah penyumbat pori yang berubah warna karena teroksidasi dengan udara). Komedo yang tertutup, atau whitehead, memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat; makanya terlihat seperti tonjolan putih kecil-kecil dibawah kulit. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan kelenjar minyak yang berlebihan pd kulit. Bila anda tidak membersihkan kulit wajah secara berkala, sel-sel kulit mati menumpuk di kulit; minyak di permukaan kulit kemudian menutup sel-sel kulit lalu terjadilah penyumbatan. Make up dan produk penataan rambut yang mengandung minyak juga dapat memperparah keadaan. Berkeringat dan udara yang panas dan lembab dapat juga menyumbat pori-pori.
Pencegahan
>>Mencuci wajah setiap pagi dan malam dengan pembersih mengandung salicylic-acid atau AHA/BHA (untuk mengelupas sel-sel kulit mati) atau scrub kulit wajah minimal seminggu sekali.
–Menggunakan kertas minyak untuk menyerap kelebihan minyak di wajah (bagi yang minyaknya berlebih).
–Gunakan juga masker untuk kulit berminyak seminggu sekali.
Penyembuhan
>>Hilangkan blackheads dengan plester pore strips (seperti Biore Pore Pack).
–Untuk whitehead, pakai obat jerawat yang mengandung salicylic-acid.

TIPE 2 : Jerawat Biasa
Jenis jerawat `klasik’ ini mudah dikenali dengan tampilan tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi dengan bakteri (yang terdapat dipermukaan kulit). Stres, hormon dan udara yang lembab dapat memperbesar kemungkinan infeksi jerawat karena menyebabkan kulit memproduksi minyak (yang merupakan tempat berkembang-biaknya bakteri). Jerawat yang disebabkan oleh hormon biasanya muncul di sekitar rahang dan dagu.
Pencegahan
–Untuk membunuh bakteri-bakteri penyebab jerawat, gunakan sabun muka yang mengandung benzoyl-peroxida, atau sabun sulfur.
–Gunakan masker anti bakteri/ jerawat seminggu sekali.
–Kalau obat-obat jerawat yang dijual bebas tidak ampuh, mintalah pada dokter kulit untuk meresepkan obat jerawat yang mengandung vitamin A derivatif seperti Retin-A.
Penyembuhan
–Untuk mengurangi peradangan dan membunuh bakteri, pakailah obat jerawat yang mengandung benzoyl-peroksida, atau bila kulit anda tidak tahan, gunakan produk yang mengandung sulfur, seperti Neo Medrol.
–Kalau obat-obat jerawat tadi tidak berhasil juga, mintalah resep salep yang mengandung antibiotik, salah satunya Garamicyn (bisa dibeli bebas). Salep ini bisa membunuh bakteri dan mengurangi pembengkakan juga peradangan.
TIPE 3: Cystic Acne (Jerawat Batu/Jerawat Jagung)
Bila anda merasa muka anda seperti pizza yang penuh topping, nah!! inilah cystic-acne; jerawat yang besar, dengan tonjolan2 yang meradang hebat, berkumpul di seluruh muka (berbeda dengan jerawat biasa yang berkumpul di salah satu bagian muka).
Inilah `godfather’nya jerawat, yang paling merusak tidak hanya secara fisik, tapi juga kepercayaan diri. Penderita cystic-acne biasanya juga memiliki keluarga dekat yang juga menderita jerawat jenis ini.

Secara genetik, penderitanya memiliki :
(1) kelenjar minyak yang over-aktif yang membanjiri pori-pori dengan minyak,
(2) Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak bisa beregenerasi secepat kulit normal, dan
(3) memiliki respons yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit.

Pencegahan
–Obat-obat jerawat yang dijual bebas tidak akan ampuh untuk jerawat jenis ini. Memakai scrub pun tidak akan ada hasilnya. Jalan satu-satunya adalah meminta dokter meresepkan pil antibiotik seperti tetracycline.
–Bila dalam sebulan tidak ada tanda-tanda perbaikan, mungkin dokter akan memberikan resep Accutane (kurang pasti di Indonesia sudah ada atau belum), obat yang efektif, tapi kontroversial. Meskipun penyembuhannya memakan waktu hingga 5 bulan, dan dapat mengakibatkan bayi cacat pada ibu hamil, tapi tetap saja dianggap sebagai obat mujarab pilihan terakhir.
Pengobatan
–Untuk jerawat batu yang hanya satu-dua, penyembuhan yang efektif adalah meminta dokter kulit menyuntik jerawat dengan cortisone, yang membuat jerawat ini sembuh dalam waktu 48 jam.
–Kalau kasusnya kronis, pil Accutane bisa dicoba, meskipun anda akan mengalami beberapa efek samping, seperti kulit yang kering dan bibir pecah-pecah yang parah (untuk kasus ini, minta dokter kulit kulit anda meresepkan Acclovate, lip balm anti peradangan).

Sumber:
http://www.dunia-ibu.org/html/jerawat.html
http://www.geocities.com/homeolibrary.html
http://www.prn2.usm.my/mainsite.html–

Advertisements